Pengalaman Jualan Preloved di Carousell, Hampir Kena Tipu!

by - Maret 22, 2019

Photo by Artem Beliaikin from Pexels


Ada beragam alasan seseorang tidak pakai barang kesayangannya lagi. Bisa karena kekecilan, warnanya kurang cocok sampe emang lemari baju udah penuh. Sama halnya dengan saya, ada dua baju yang saya beli itu ngatung. Saya memutuskan cari situs jual beli preloved. Dan berlabu di prelo.co.id dan carousell.com.

Di kedua tempat ini sistemnya berbeda. Prelo pakai rekening bersama jadi lumayan aman untuk transaksinya dan fiturnya lumayan lengkap seperti nominal harga beli berapa akan dijual dengan harga berapa. Cuma ada potongan keuntungan sekitar 4-10% untuk prelo.

Sedangkan di carousell sistemnya mandiri gak ada rekening bersama. Jadi, kalo calon pembeli sudah oke dengan harga bisa lanjut. Tidak ada potongan biaya apapun. Disana ada fitur tawar-menawar/ make offer. Berikut ini adalah pengalaman buruk saya jualan baju preloved di carousell.

Jadi, ceritanya saya beli 2 blouse sebulan yang lalu dengan merek yang sama. Saya jual harganya Rp 120 ribu di prelo dan carousell. Di prelo belum ada perkembangan. Sedangkan di carousell dapet notif pertama dari carousell listing pertama kali akan di iklankan. Nah, ada yang loved listing saya dua akun di carousel dan gak lama ada yang chat whoooaa seneng dong!

Wah ada nih yang mau beli

Begini awal isi chatnya:


Nama akunnya imancah335 dari namanya bukan perempuan, tapi siapa tau nama samaran. Kok cowok beli baju cewek, oh mungkin dia pengepul baju bekas buat dijual lagi. Bisa di lihat gambar screenshoot di atas si oknum tersebut tanpa tawar menawar dan tanpa nanya kondisi bajunya dia tertarik dan minta chat lanjut di WhatsApp.

Dan yang buat aneh itu saya diminta chat duluan! Ngeselin. Bhaique, saya masih positive thinking aja deh. Saya ikutin, saya chat di WhatsApp untuk tanya jadi beli/ tidak.


Masih selayaknya pertanyaan seorang pembeli ke penjual. Kebetulan kan saya jual 2 baju, saya tawari juga tuh biar sekalian! Eh masa jawabannya "Ok, boleh deh ukurannya sama?" Iya pak sama, balas saya. Wohooo laku nih baju 'gue'. Terus dia nanya jadi totalnya berapa mbak? saya hitung tuh totalnya dan beritahu segini totalnya.




Agak asing telinga sama 'rekening ponsel' itu bukannya fitur/ sebutan aja yah? Dia tidak menyebutkan akan di transfer pakai bank apaaa gitu. Dari situ saya searching tentang apa itu rekening ponsel mungkin ada informasi yang belum saya update di otak dan searching tentang penipuan carousell. Baik, ketemunya rekening ponsel itu fitur baru Bank CIMB Niaga rekening tanpa buku dan tanpa kartu.

Mirip gak sih sama fitur OVO bisa transfer ke bank juga lewat hape. Eh, tapi OVO tuh gak perlu konfirmasi pencairan dana pake aktivasi kode buat si penerima. Transfer ya langsung sampe. Kode konfirmasi berlaku untuk orang yang mau transfer masukin kode konfirmasi. Persis kayak di BCA KlikPay bahwa bener kamu yang punya rekeningnya.


Apakah dia pikir saya kudet dan gaptek?
Tolong dicatet itu nama si bapak itu! Habis kirim bukti transfer seperti itu oknum tersebut nelpon dan saya gak angkat. Jadi, ini step by step si penipu beraksi di carousell:

Pertama, dia minta chat di WhatsApp padahal chat tidak boleh keluar dari aplikasi. Saya baru tau setelah saya report akun orang itu ke pihak carousel supaya di blokir. Penjual dilarang keluar dari tempat chat carousell. Sampai harga fix, sampai barang diterima itu harus dibicarakan di aplikasi carousell biar pihak carousell tetap bisa pantau.

Nih bukti akun si penipu di suspend pihak carousell sebelum saya lapor, bisa karena ada yang kena tipu juga selain saya, bisa juga karena isi chatnya mengindikasi keluar jalur syarat & ketentuan transaksi di carousell.



Kedua, penipu gak pakai nawar harga langsung oke. Bales chatnya lama dia sok sok'an sibuk kerja gitu. Dan bakalan nelpon setelah dia rasa udah transfer padahal BOHONG.

Ketiga, sebaiknya telepon jangan di angkat ya! seperti yang udah saya baca di forum femaledaily orang tersebut bakal nyuruh kita ke ATM untuk konfirmasi kode yang dia maksud itu. Tapi, saya duga dia bakal hipnotis membuat si pendengar panik dan akhirnya malah kita yang transfer dia uang. Itu sudah sering kejadian!


Cara supaya tidak tertipu pembeli di carousell:
  1. Pasang harga yang masuk akal, target oknum kang tipu barang yang harganya mahal.
  2. Lihat profil calon pembeli, pakai foto gak tuh. Dan ada aktifitas gak di timelinenya. Ada juga calon pembeli itu dia beli untuk di jual lagi.
  3. Jangan keluar dari room chat carousell sampai proses jual-beli selesai. Kadang ada juga nih yang minta transaksi lewat shopee supaya ongkirnya gratis.
  4. Join grup, supaya barang preloved cepat laku.
Kasusnya gak cuma penjual aja yang jadi sasaran penipuan di carousell, pembeli yang jujur dan bayar juga ternyata banyak yang di tipu gak dikirim barangnya. Ada aja yah orang cari rezeki pakai cara nipu-nipu.

Oke guys sekian cerita sebagai penjual yang hampir kena tipu di carousell. Ada yang punya pengalaman yang samakah hampir kena tipu. Sebagai generasi yang hidup dengan teknologi canggih kita harus peka dan cepat melek informasi!

With Love,




You May Also Like

14 komentar

  1. kaa aku mau cerita juga dong

    BalasHapus
  2. Hallo kak, aku juga baru aja nih kena kaya gini. Awalnya aku gak enak sama pembeli karena mungkin aja dia memang bukan penipu dan sudah transfer. Dia tf pake aplikasi dana, tapi saya harus masukan kode bio/bdo dll dulu di atm, saya pikir saya yg gaptek. Tapi dipikir-pikir masa sudah tf harus memasukan kode dll dulu

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya kak, sy juga baru saja tertipu tp sy sudah memberikan norek

      Hapus
    2. Dia sempet nelpon juga gak? Jangan-jangan orang yg sama juga nih, dimana-mana kode konfirmasi/sejenisnya itu ya si pengirim yang masukin bukan si penerima ya gak sih apalagi ngirimnya pake DANA. Jangan sampe deh kalo dia nelpon terus diangkat, bahaya.

      Hapus
  3. Hallo kak, aku juga barusan jual barang di carousell. langsung ada yg chat dan kirimin no WA. Yang ingin saya tanya apakah memang biasanya seperti ini(lanjut wa)? Apakah di carousell transaksinya tanpa rekening bersama? Jadi penjual kirim nomor rekening, lalu pembeli bayar, baru dikirim (atas dasar percaya) gitu kak? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo Mustadhafina, seperti yang sudah saya ceritakan di atas. Transaksi jual/beli tidak boleh diluar aplikasi. Yap, di carousell gak ada rekening bersama dan betul atas dasar saling percaya. Hati-hati ya.

      Hapus
    2. Kalo kita udh terlanjur kasi rekening tp ga lanjutin transaksi itu saldo kita aman ga ya kak. Aku bingung bgt ini

      Hapus
    3. Hai, selama kamu tidak memberikan 16 digit nomor atm dan kode aktifasi yang oknum penipu minta, kamu aman kok. Karena cara menipu oknum tsb akan minta kedua hal tsb. Pastikan kamu tidak memberikan informasi tersebut ^^

      Hapus
  4. Kak izin tanya dong, kebetulan aku menjual barang di aplikasi tersebut, ketika sudah ada orang yang ingin membelinya tiba" akun saya terkena banned, dan ciri pembelinya sama seperti kakak, dia ingin dihubungi duluan dan memberikan nmr WA nya untuk dihubungi, bagaimana tanggapan kakak? Soalnya akun saya tidak bisa kembali karena di banned

    BalasHapus
  5. Wah aku juga, tapi pembeli nggak bales bales lagi setelah tau saya pake bri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk saat ini yang aku tau oknum penipu di carousell targetnya pemilik bank BCA & BNI. Alhamdulillah deh pemilik BRI nggak ya..

      Hapus
  6. Ini nih kasus yang sama yang saat ini lg aku Alamin. Untung lgsg ngeuh dan ga ketipu, boleh berbagi info nya gak kak? Aku udah kirim no rek aku dan dia berbohong dengan udah tf ke rek aku. Apa bakal kekuras juga ATM aku? Huhu panik bgt aku takut dia bisa ngambil saldo:')

    BalasHapus
    Balasan
    1. Halo, padahal uang doi gak masuk ya? Jadi, gini selama kamu tidak memberikan 16 digit nomor atm dan kode aktifasi, rekening kamu AMAN. Umumnya tujuan oknum penipu itu untuk aktifasi OneKlik di DANA (ada temen pembaca yg udah kejadian juga) kalo keduanya dikasih tau ke dia otomatis uang di rekening kamu bisa ketarik untuk top up DANA gitu. Semoga membantu ^^

      Hapus

Hi, silahkan tinggalkan komentar terbaikmu ya. Mau berbagi cerita boleh banget! Thank you.

BRAND YANG TELAH BEKERJASAMA






COMMUNITY MEMBER OF

Blogger Perempuan